Sabtu, 30 September 2017

KEEFEKTIFAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR KOMPUTERISASI TERHADAP PERUSAHAAN
Zufan Ninggir Wicaksono[1]
150511604150
E-mail: zufanninggir.tpm3@gmail.com
Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang

ABSTRAK: Gagasan ini mengungkapkan konsep standar operasional prosedur dalam sistem komputerisasi terhadap suatu perusahaan. Hal ini dikarenakan semakin tinggi teknologi yang digunakan, maka semakin kecil pula tingkat kesalahan yang mungkin terjadi, terlebih bila teknologi yang digunakan adalah teknologi yang berbasis pada komputerisasi dimana kinerja dari mesin yang digunakan telah diprogram dengan baik sehingga tenaga kerja hanya bertugas mengoperasikan mesin dan mengontrol hasil keluaran dari mesin tersebut. 

Kata Kunci: Standar Operasional Prosedur, sistem komputerisasi, komputerisasi

ABSTRACT: This idea expresses the concept of standart operating procedures in the computer system of a company. This is because the higher the technology used, similarly, the smaller the margin of error that may occur, especially if the technology used is based on computerized technology in which the performance of the machine used have programmed so well that labor is only in charge of operating the engine and controls the output of the engine.

Keywords: standart operating procedures, computer system, computerization


Abad 21 ini sangatlah fenomenal karena hampir semua aspek dipengaruhi oleh globalisasi yang menyebabkan berkembangnya suatu teknologi dalam kehidupan. Adanya teknologi yang semakin berkembang, banyak ahli kemudian ingin mempergunakan teknologi tersebut dalam kehidupan manusia dengan tujuan untuk memudahkan semua pekerjaan manusia. Terbentuklah sistem komputer-isasi, yaitu sebuah sistem yang dapat dilakukan dengan bantuan komputer ataupun teknologi lain sehingga lebih teratur dan sistematis.
Sistem komputerisasi diharapkan mempermudah semua pekerjaan manusia karena tidak lagi membutuhkan waktu lama untuk mengerjakan suatu hal, seperti contohnya dulu orang berkomunikasi dengan mengirim surat membutuhkan waktu lama untuk menerima balasannya, namun sekarang ada teknologi internet sehingga hanya dengan hitungan menit komunikasi jarak jauh bisa dilakukan. Jika ingin lebih cepat ada telepon genggam yang bisa dibawa kemana saja untuk berkomunikasi. Ditambah lagi dengan adanya penggunaan sistem komputerisasi di sebuah perusahaan, dimana sekarang penggunaan sistem komputerisasi menjadi suatu kebutuhan di dalam sebuah perusahaan yang memungkinan bahwa di masa mendatang menjadi suatu syarat pada sebuah perusahaan dalam administrasi dan produksi
Penggunaan sistem komputerisasi tersebut juga masuk ke dalam Standar Operasional Prosedur, dimana bisa dicontohkan dalam perusahaan yaitu barcode pada suatu barang, absensi karyawan sebelum kerja menggunakan sidik jari, proses pengerjaan produk menggunakan CNC (Computer Numerically Control), dan lain-lainnya. Dalam perusahaan, keefektifan dalam semua aspek sangatlah dibutuhkan karena untuk meningkatkan hasil produksi, efisiensi waktu, dan yang terpenting adalah tenaga kerja karena tenaga kerja merupakan aset berharga bagi suatu perusahaan besar serta perusahaan juga dituntut untuk bersaing pada dunia perdagangan industri dalam melakukan produksi barang yang berkualitas.

PEMBAHASAN

Standar Operasional Prosedur merupakan sebuah alat manajemen untuk membuat keseragaman pola bisnis, keseragaman pola kerja dan keseragaman kualitas dari sebuah proses atau produk yang akan dibuat atau dilaksanakan, seperti diungkapkan oleh Tjipto Atmoko (2006:56-69) dalam bukunya yang berjudul Standar Operasional Prosedur dan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah mengenai pengertian Standar Operasional Prosedur adalah suatu pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja instansi pemerintah berdasarkan indikator teknis, administratif dan prosedural sesuai tata kerja, prosedur kerja, dan sistem kerja pada unit kerja yang bersangkutan. Melihat dari pengertian diatas, Standar Operasional Prosedur sangat dibutuhkan dalam perusahaan sebagai pedoman dalam melakukan suatu proses pekerjaan. Bisa dibayangkan tanpa pedoman yang baku dari Standar Operasional Prosedur tentunya akan menimbulkan kebingungan diantara karyawan. Permasalahan yang ada dapat saja tidak hanya terjadi satu atau dua kali, namun muncul berulang-ulang. Karyawan maupun pimpinan yang sudah sibuk dengan pekerjaan masing-masing biasanya tidak memiliki cukup waktu untuk mengurusi masalah yang terjadi di dalam unit bisnisnya. Padahal, masalah yang selalu terjadi berulang-ulang, dapat disebabkan adanya kesalahan dalam prosedur kerja dan hal itu hanya dapat diperbaiki dengan cara mendesain ulang Standar Operasional Prosedur yang sudah ada, pentingnya Standar Operasional Prosedur membuat perencanaan yang baik sangat dibutuhkan demi membawa perusahaan ke arah yang lebih baik.
Standar Operasional Prosedur menjelaskan secara detail proses kerja yang  berlangsung secara rutin yang harus diterapkan atau diikuti dalam suatu perusahaan. Penulisan dokumen dalam Standar Operasional Prosedur perlu diterapkan untuk menghasilkan sistem kualitas dan teknis yang konsisten dan sesuai dengan kebutuhan, dan untuk mendukung kualitas data informasi pada perusahaan. Penerapan Standar Operasional Prosedur akan membantu perusahaan untuk mempertahankan kualitas kontrol dan menjaga proses-proses pada perusahaan untuk tetap stabil, dan memastikan perusahaan tetap mematuhi peraturan pemerintah. Jika dalam perancangan pembuatan Standar Operasional Prosedur terjadi kesalahan, maka hasil yang didapat menjadi tidak maksimal. Kesalahan yang terjadi dalam proses operasional di suatu perusahaan akan menimbukan kerugian bagi perusahaan tersebut. Oleh karena itu agar fungsi Standar Operasional Prosedur dapat berjalan dengan baik, Standar Operasional Prosedur harus dibuat dengan sejelas mungkin agar tidak terjadi kesalahaan persepsi, informasi yang terdapat dalam Standar Operasional Prosedur, dan dalam penerapan Standar Operasional Prosedur dibutuhkan adanya pengawasan dan evaluasi dari pihak manajemen agar penerapan Standar Operasional Prosedur dapat sesuai dengan standar yang telah dibuat oleh perusahaan agar hasil yang dicapai menjadi lebih maksimal. Standar Operasional Prosedur juga menggambarkan hubungan dan interaksi antar fungsi dan antar departemen, dan digunakan untuk mendefinisikan tanggung jawab dan wewenang. Standar Operasional Prosedur berisi apa yang harus dilakukan dan siapa yang harus melakukan dalam suatu proses yang akan dilakukan atau diikuti oleh setiap anggota dalam perusahaan. Tujuan utama dari penerapan Standar Operasional Prosedur adalah agar tidak terjadi kesalahan dalam pengerjaan suatu proses kerja yang dirancang pada Standar Operasional Prosedur.

Kondisi Indonesia terhadap Komputerisasi
Pada akhir dasawarsa 90-an perangkat komputerisasi masih tergolong ke dalam barang mewah. Tidak semua orang dapat memiliki dan pengoperasikan perangkat komputerisasi tersebut secara luas. Selain sarana dan prasarana yang tidak mendukung, harga jual perangkat tersebut sangatlah mahal sehingga daya beli masyarakat menurun. Bayangkan saja, untuk harga sebuah perangkat personal computer (PC) bisa ditebus dengan harga berkisar 10-15 juta dengan tingkat pendapatan masyarakat kelas menengah ke bawah yang masih sangat rendah. Penggunaan telepon seluler juga sangat jarang, kecuali untuk masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan yang telah maju karena tersedianya sarana dan prasarana penunjang.
Jauh berbeda dengan kondisi saat ini, penggunaan perangkat komputerisasi telah semakin merata di berbagai daerah sehingga mampu mendongkrak pendapatan negara terutama dalam bidang teknologi komputerisasi. Hampir setiap bulan, berbagai perangkat dipamerkan oleh berbagai vendor dan produsen sehingga terjual dengan nilai yang sangat fantastis. Salah satu contohnya adalah perangkat telekomunikasi smartphone yang telah mengguncang era telekomunikasi kabel dan juga era telekomunikasi non internet yang memiliki fitur terbatas. Tahun 2011 merupakan era kebangkitan smartphone karena telah banyaknya vendor dan produsen yang menyediakan berbagai pilihan seperti spesifikasi prosesor pada hardware sampai dengan penentuan operating system pada software.
Banyak sekali vendor yang bekerja sama dengan produsen bahkan provider telekomunikasi dalam mengembangkan berbagai perangkat komputerisasi demi memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat yang semakin pintar dalam menentukan pilihan guna menunjang tugas dan kegiatan sehari-hari. Dalam hal ini, masyarakat atau user akan menjatuhkan pilihan pada perangkat yang memiliki kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaan, sehingga para vendor dan produsen harus bekerja ekstra keras untuk menciptakan dan mendesain perangkat yang user friendly. Oleh karena itu, para pencipta dan perancang teknologi tersebut akan saling berlomba-lomba untuk memenuhi permintaan pasar dan sudah tentu pengguna akhir (user) yang sangat diuntungkan.
Berkembangnya suatu teknologi komputerisasi tidak hanya dilihat dari kemajuan sistem komputerisasi secara fisik semata, tetapi juga dilihat dari jumlah pengguna jaringan internet yang menyediakan banyak aplikasi dan juga fitur. Sebagai contoh, penggunaan e-mail untuk surat elektronik, penggunaan blog sebagai media untuk menulis di dunia maya, penggunaan social network : twitter, facebook, plurk, foursuare sebagai media untuk komunikasi dan sharing informasi secara cepat. Penggunaan aplikasi ini sangatlah mudah dan tidak membutuhkan biaya tambahan yang begitu besar karena aplikasi dan juga fitur tersebut bisa didapatkan secara gratis di internet hanya dengan mendaftar account dan bisa diselesaikan dalam beberapa langkah yang sangat mudah.
Penggunaan teknologi yang berkembang saat ini telah membawa masyarakat pada suatu era modern dan digital, yaitu hampir seluruh tugas dan kegiatan keseharian tidak terlepas dari perangkat teknologi. Kecanggihan suatu teknologi komputerisasi akan terus berkembang dari waktu ke waktu seiring dengan peningkatan pola pikir dan juga gaya hidup masyarakat modern yang membutuhkan suatu perangkat yang dapat membantu untuk memperoleh informasi dan juga menyelesaikan tugas secara cepat, tepat dan akurat. Tentu peningkatan ini juga didasari pada peningkatan dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan, sehingga mampu melahirkan inovasi-invoasi baru yang lebih baik di masa yang akan datang.
Adakalanya, perkembangan teknologi komputerisasi dapat memberikan dampak tersendiri kepada para user tergantung penggunaannya. Teknologi komputerisasi yang baik adalah suatu teknologi yang mampu memberikan kemudahan yang bernilai positif kepada pada user dalam berbagi informasi secara cepat dan tepat guna, serta dapat digunakan semaksimal mungkin untuk menunjang tugas dan kegiatan sehari-hari. Namun, masih ada juga masyarakat yang mengalahgunakan teknologi komputerisasi untuk kepentingan tertentu, seperti melakukan spamming, cracking, pemerasan, penipuan dan lain-lain. Tentu hal ini tidak dapat ditolerir oleh kalangan masyarakat yang merasa terganggu dengan ulah segelintir orang yang tidak bertanggung jawab tersebut. Mungkin penulis dan pembaca masih ingat mengenai kasus penipuan dengan modus pemotongan pulsa pelanggan telekomunikasi dan juga kasus spamming dengan menggunakan SMS yang membuat resah kalangan masyarakat Indonesia.
Oleh karena itu, sudah semestinya perkembangan teknologi komputerisasi dapat digunakan secara baik dan benar untuk kemaslahatan bersama. Sudah saatnya masyarakat Indonesia bangkit dan bersama-sama memajukan teknologi komputerisasi sampai ke wilayah pedesaan yang letaknya terpencil. Ketersediaan perangkat yang mumpuni dan juga akses jaringan internet dengan harga terjangkau sampai ke pelosok desa merupakan suatu hal yang wajib dipenuhi oleh pemerintah untuk memajukan masyarakat Indonesia yang pintar, cerdas dan jauh dari kata gaptek (gagal ilmu pengetahuan dan teknologi). Indonesia merupakan salah satu negara industri yang sedang berkembang dan tidak tertutup kemungkin-an di masa yang akan datang Indonesia akan menjadi negara maju, sehingga penerapan teknologi komputerisasi untuk seluruh kalangan masyarakat tidak dapat ditawar lagi demi kemajuan Indonesia

Sistem Komputerisasi
Menurut Budi Sutedjo Dharma Oetomo, S.Kom, MM. (2002:4) dalam bukunya yaitu Perencanaan dan Pengembangan Sistem Informasi mengenai pengertian komputerisasi adalah kegiatan atau usaha untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan yang biasanya dikerjakan secara manual kemudian diubah dengan menggunakan perangkat alat bantu berupa komputer. Sistem kerja komputer dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis berdasarkan urutan instruksi atau program yang telah diberikan kepadanya. Inti dari sistem komputerisasi dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang sudah ada (baik sebagian atau secara keseluruhan) atau dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru dari sistem yang sebelumnya manual menjadi sistem yang terkomputerisasi dengan meningkatkan kemampuan mesin komputer dan sumber daya manusia. Disamping sistem komputerisasi harus didasarkan pada sifat efektif dimana hal ini akan menjadikan hasil yang maksimal seperti yang dikemukakan oleh Agung Kurniawan dalam bukunya yang berjudul Transformasi Pelayanan Publik (2005:109) mengenai efektifitas yaitu kemampuan melaksana-kan tugas, fungsi (operasi kegiatan program atau misi) daripada suatu organisasi atau sejenisnya yang tidak adanya tekanan atau ketegangan diantara pelaksanaannya
Pengaruh teknologi pada efektivitas kerja juga bisa dilihat dari tingkat kesalahan yang dilakukan oleh tenaga kerja. Semakin tinggi teknologi yang digunakan, maka semakin kecil pula tingkat kesalahan yang mungkin terjadi, terlebih bila teknologi yang digunakan adalah teknologi yang berbasis pada komputerisasi dimana kinerja dari mesin yang digunakan telah diprogram dengan baik sehingga tenaga kerja hanya bertugas mengoperasikan mesin dan mengontrol hasil keluaran dari mesin tersebut. Bila aktivitas sebuah industri sebagian besar masih menggunakan mesin - mesin manual dan membutuhkan banyak tenaga kerja, maka hal terberat yang harus dihadapi perusahaan adalah saat para tenaga kerja tersebut mangkir (tidak masuk kerja). Dengan menggunakan mesin berteknologi tinggi yang secara otomatis menekan jumlah tenaga kerja dalam satu divisi, maka masalah banyaknya karyawan yang mangkir sudah bukan merupakan hal yang mengkhawatirkan bagi pihak perusahaan. Sehingga pengaruh teknologi pada efektivitas kerja bisa dirasakan dari jumlah hasil produksi yang tidak berpengaruh secara signifikan pada saat tenaga kerja mangkir.
Suatu perusahaan yang baik harus memiliki sistem komputerisasi yang baik pula, yang dimaksud dengan komputerisasi pada suatu perusahaan bukan hanya sudah digunakannya komputer di dalam perusahaan tersebut tetapi sistem pengolahan datanya itu sudah menggunakan komputer, baik penginputan datanya sampai dengan pencetakan laporan yang akan berguna untuk manajemen dalam mengambil keputusan. Apabila suatu perusahaan telah memiliki suatu sistem komputerisasi yang baik, maka keefisienan dan keoptimalan kerja dari perusahaan tersebut akan lebih mudah dicapai. Komputerisasi yang baik juga dapat membantu para manajer untuk mengambil keputusan yang lebih tepat untuk kelangsungan perusahaannya.
Sekarang bayangkan jika didalam suatu perusahaan tidak memiliki sistem komputerisasi yang baik, seluruh pekerjaan pengolahan data di perusahaan tersebut masih menggunakan sistem pengolahan data manual, maka keefisienan dan keoptimalan kerja didalam perusahaan tersebut akan sulit dicapai. Misalnya manager atau staf manager ingin mencari data penggajian pegawai bulan kemarin yang memiliki gaji diatas 3 juta rupiah, maka manager atau staf manager harus mencari data penggajian pegawai tersebut secara manual dan itupun akan memakan waktu yang lama. Bandingkan jika perusahaan tersebut telah memiliki sistem komputerisasi yang baik, manager atau staf manager hanya perlu memasukan keyword (kata kunci) di komputer tersebut lalu komputer akan menampilkan apa yang manager atau staf manager cari dalam waktu yang relatif sebentar.
Berbeda dengan manusia yang akan merasa bosan apabila melakukan pekerjaan yang dilakukan secara terus menerus dan itu-itu saja, komputer tidak akan merasa jenuh dengan apa yang dilakukannya walaupun hal yang dilakukannya itu telah berkali-kali dilakukan. Komputer tetap akan melakukan hal yang telah diperintahkan untuknya sesuai dengan format yang telah diberikan terkecuali jika format perintah tersebut dirubah oleh penggunanya. Lalu bagaimana jika manajemen di perusahaan tersebut ingin membuat sistem manajemen di perusahaannya menjadi lebih baik namun tidak mengetahui langkah-langkah dalam pembuatannya? Di sinilah peran sistem analis dibutuhkan, sistem analis adalah orang yang berkompeten dalam pembuatan sistem menjadi lebih baik, orang yang bertugas untuk menganalisis sistem pada suatu perusahaan yang membutuhkan jasanya agar sistem di perusahaan tersebut menjadi lebih baik. Pihak manajemen akan memberitahukan sistem yang diinginkan untuk perusahaannya lalu selanjutnya tugas sistem analislah yang akan mengerjakannya.
Oleh karena itu, komputerisasi pengolahan data sangat dibutuhkan oleh seluruh perusahaan agar mecapai keefisienan dan keoptimalan kerja. Walaupun untuk membuat suatu sistem komputerisasi yang baik di perusahaan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tetapi hasilnya akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan.

Penerapan Standar Operasional Prosedur Komputerisasi
Perkembangan teknologi telah merasuk dalam berbagai bidang, dimana sarana dan prasarana juga terkena dampaknya dari teknologi. penggunaan sistem komputerisasi di dalam industri adalah (1) Bidang Jasa Pengiriman Barang yaitu Kantor Pos bisa mengirimkan dokumen pengiriman barang lebih cepat dan akurat. Dengan adanya komputer dan internet orang tidak lagi menunggu berhari–hari menerima surat, cukup lewat email lebih cepat dalam sedemikian cepatnya. (2) Bidang Industri Otomotif yaitu mobil–mobil dibuat dari kerangka body, mesin, peralatan elektronik di pabrik dengan bantuan robot yang dikendalikan oleh komputer dengan lebih akurat. Dengan bantuan komputer, pabrik – pabrik otomotif bisa memproduksi mobil dalam jumlah ratusan perbulan, yang tidak mungkin dikerjakan secara manual dengan tenaga manusia. (3) Bidang Jasa Konstruksi adalah dengan komputer para Insinyur dan Arsitek mendesain gambar konstruksi dengan pemodelan dan perhitungan yang akurat, cepat dan tepat. Gambar konstruksi di desain menggunakan program CAD, sedangkan untuk perhitungan analisi dan penganalisa kekuatan menggunakan program SAP2000 atau STAD III yang dioperasikan dengan bantuan komputer. (4) Bidang Pabrik Sepatu adalah proses pembuatan sol sepatu dalam berbagai ukuran dan detail bentuknya dikerjakan dengan cara dan sistem komputer. Pertama – tama model dikerjakan dengan program CADCAM untuk mendesain sol sepatu dari berbagai ukuran kemudian di cetak dan dijadikan mal atau ukuran cetakan untuk proses selanjutnya dengan penambahan bahan dari kulit dan kemudian dijahit dan diberi stiker atau logo yang dikerjakan dengan komputer.


PENUTUP

Simpulan
Berdasarkan penjelasan diatas, Standar Operasional Prosedur komputerisasi harus dimiliki oleh setiap perusahaan, karena sangat berpengaruh pada masa depan perusahan. Efek globalisasilah yang sangat diwaspadai oleh beberapa perusahaan karena bila tidak siap siaga akan dampak dari globalisasi maka perusahaan akan bangkrut atau gulung tikar disebakan kalah kualitas dan kalah daya saing harga.

Saran
Dalam mengatasi masalah globalisasi sebaiknya perusahaan harus menggunakan Standar Operasional Prosedur komputerisasi sehingga untuk proses produksi, administrasi, dan koordinasi akan lebih efektif namun perusahaan harus menyadari Standar Operasional Prosedur komputerisasi tidaklah murah dalam penerapannya tetapi menghasilkan profit yang besar dan menguntungkan


DAFTAR RUJUKAN

Suyono. 2015, Cerdas Menulis Karya Ilmiah. Malang: Gunung Samudera
Atmoko, Tjipto. 2006. Standar Operasional Prosedur dan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah. Bandung: Pusat Penelitian Kebijakan Publik dan Pengembangan Wilayah Universitas Padjadjaran.
Elfiorita Sri Agustin, Azzahra. 2013. Tinjauan Tatalaksana Pembuatan SOP, (Online).(jbptunikompp-gdl-azzahraelf-30315-9-unikom_a-i.pdf). Bandung; Universitas Komputer Indonesia, diakses 23 Oktober 2015
Ardiansyah, Firdan. 2009. Pentingnya Komputerisasi Dalam Suatu Perusahaan, (Online). (http://firdan-ardiansyah.blogspot.co.id/2009/12/pentingnya-komputerisasi-dalam-suatu.html), diakses 30 Oktober 2015
Robiyanto. 2010. Dampak Teknologi Komputer Terhadap Kehidupan Manusia, (Online). (http://www.scribd.com/doc/28773384/Makalah-Manfaat-Teknologi-Komputer- Bagi-Masyarakat), Malang: Universitas Kanjuruhan Malang. diakses 30 Oktober 2015
Akbar, Fahrizal. 2011. Perkembangan Teknologi Informasi Dalam Bidang Komputerisasi Dan Telekomunikasi Di Indonesia, (Online) http://fahrisalakbar.com/2011/11/perkembangan-teknologi-informasi-dalam-bidang-komputerisasi-dan-telekomunikasi-di-indonesia/. Yogyakarta, diakses 30 Oktober 2015



[1] Zufan Ninggir Wicaksono adalah Mahasiswa sarjana jurusan Teknik Mesin progam studi S1 Pendidikan Teknik Mesin

Selasa, 21 Maret 2017

Para Penemu Mesin Penting


Sejarah membutuhkan segala pengetahuan dalam pelaksanaannya, Ada beberapa orang hebat yang telah dilahirkan di dunia. Salah satunya adalah kita, kita akan menjadi saksi pada masa sekarang untuk di ceritakan di masa depan, inilah daftar para penemu mesin yang sangat kreatif dan inovatif dan bahkan masih digunakan sampai sekarang

1
Mesin uap
James Watt
Inggris
2
Mesin cetak
J.Guttenberg
Jerman
3
Radio
C. Marconi
Italia
4
Televisi
J.L. Baird & C.F. Jenkins
Amerika
5
Mesin diesel
Rudolf Diesel
Jerman
6
Mesin 4 tak
Nicolaus Otto
Jerman
7
Telegrap
Samuel F.B. Morse
Amerika
8
Mesin ketik
Christopher Sholes
Amerika
9
Telepon
(Versi Lama)
Alexander Graham Bell
Amerika
10
Telepon
(Versi Baru)
Antonio Meucci
Italia
11
Elektromagnet
Williarn Sturgeon
Inggris
12
Kawat pijar
Irving Langmuir

13
Bola lampu
Thomas Alva Edison
Amerika
14
Elektromagnet
Williarn Sturgeon
Inggris
15
Dinamo
Michael Faraday
Inggris
16
Mikroskop
Zacharias Janssen

17
Teleskop
H. Lippershey

18
Barometer
Evangelista, Torricelli
Italia
19
Stetoskop
Rene Laennec

20
Termometer Italia
Galileo Galilei
Italia
21
Lensa
Anthony Van Leuwenhook
Belanda
22
Lensa kaca mata
Benyamin Franklin

23
Kamera
Louis Jacques Monde da Guerre & Edwin Land
Amerika
24
Sinar Rontgen
Wilhelm Conrad Rontgen
Jerman
25
Batu baterai
Volta
Italia
26
Kereta api
Murdocks
Inggris
27
Kapal api
Robert Fulton
Amerika
28
Korek api
Robert Boyle, John Walker

29
Proyektor film
Thomas Alva Edison
Amerika
30
Dinamit Adalah
Alfred Nobel
Swedia
31
Piringan hitam
Alexander Graham Bell
Amerika
32
Balon terbang
Sir F. Whittle
Inggris
33
Balon karet
Josep dan J. Montgolfier

34
Ban karet
Charles Goodyear
Amerika
35
Mesin hitung
Blaise Pascal
Prancis
36
Tangga Berjalan
Elis G. Otis

37
Sepeda
Civrac
Prancis
38
Motor
Nikola Tesla

39
Mobil
Gottlich Daimler

40
Pesawat terbang
Wilbur dan  Wright bersaudara
Amerika
41
Traktor
Benyamin Holt

42
Tank
Sir Ernest Swinton
Inggris

Tak ada gading yang tak retak, begitu pula manusia bia ada salah tulisan atau kurang silahkan komentar :D

KEEFEKTIFAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR KOMPUTERISASI TERHADAP PERUSAHAAN Zufan Ninggir Wicaksono [1] 150511604150 E-mail: zufanning...